Akhirnya aku bisa up saudara sekalian. Huaa, maafkein ketelatan ini. Semoga suka. Setelah kejadian itu, semuanya jadi kaku. Rumah ini sepi, mama pergi, besok baru balik. Bang Dion, ke laut aja kalau dia sih. Ganta ada, tapi dia kaku, datar takut ngobrol sama dia. Aku pernah coba ngobrol sama Ganta, hasilnya aku malah kesel sendiri. Gimana gak kesel kalau diajak ngobrol jawabannya sepatah duakata, kalau gak ngomong kayak orang bisu, ngangguk ngegeleng. Atau kalau aku lagi ngomong dia, malah gak diliat. Berasa gomong bareng kulkas dua pintu. Shaka, aku gak berani ngomong sama dia. Dia juga gak berniat ngomong denganku. Kayaknya sih dia bodo amat. Lupa kalau aku pacarnya. Sorry, aku pacar pura-puranya. Kebanyakan dibaperin jadi begini kan. Aku tak memperdulikan Nala yang kini berteri

