Sang Ye atau raja Iblis saat ini tidak bisa mengekspresikan perasaannya, rasanya seperti sedang bermimpi. Pandangan matanya tertuju pada tubuh gadis itu. 'Ini semua ulahku...aku menyakiti orang yang kusukai....' Gia tidak memandang ke arah pria itu. Gadis itu menarik pedang yang tergeletak di depannya. Dengan sisa tenaga dia mengangkat pedang itu ke atas. Ia juga menyadari bahwa orang yang selalu melakukannya dalam mimpi adalah pria didepannya, saat melihat tanda merah di kening pria itu. "Selama ini kamu selalu ingin membunuhku,kan. Apa kamu juga sengaja mendekati ku?" tanya gadis itu. Matanya memiliki perasaan sedih yang kuat. Sayangnya, sebelum dia menerima jawaban pria itu. Sebuah panah langsung menancap ke bahunya. Slash! "Akh..!!" Gia mundur ke belakang, dia mengangkat kepala
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


