Anggara mengetuk pintu kamar ibunya, dengan lembut. "Bu, ini aku. Boleh aku masuk?" Dari dalam, terdengar pertanyaan dari ibunya, "Apa kamu datang bersama perempuan itu?" Sontak, pertanyaan itu membuat Anggara terdiam beberapa saat. Yang dimaksud perempuan itu adalah Keyra. Anggara pun menjawab, "Tidak, Bu, aku hanya sendiri." Tak lama kemudian, pintu pun terbuka, dan terlihat Vivian dengan wajah kesal. Vivian masuk, diikuti oleh Anggara. Anggara masuk ke kamar itu dan menutup pintu kamar ibunya tersebut. Lalu Vivian pun bertanya, "Kenapa harus dia sih?" tanya Vivian kepada Anggara. Anggara bertanya, "Maksud ibu apa?" sambil mencoba memahami kekesalan ibunya. Vivian duduk di sofa yang ada di kamar itu, begitu pun dengan Anggara. Vivian melanjutkan, "Ya kenapa kamu memilih istri sepert

