"Kau baik-baik saja?" tanya Jae Hyuk. Mereka tengah berjalan melewati koridor meninggalkan Min Ji yang tengah asik menikmati s**u pisang dan harapan. Hah dasar. Hye Ju tidak mungkin mengatakan ia hanya pura-pura sakit, jadi ia konsisten dengan kegiatan memegang perutnya sejak tadi, mengerang sesekali seolah hal itu menyakitinya dan mengangguk meyakinkan Jae Hyuk tak lupa ia memasang wajah memelas. Namun bagi Jae Hyuk itu terlihat hanya seperti pemanis saja. Hye Ju hanya tidak tahu bahwa Jae Hyuk tersenyum menertawakan tingkahnya yang seperti itu. Jae Hyuk hanya tengah menunggu, menunggu gadis itu selesai dengan aktingnya. "Gwenchanha, aku bisa menjadi kaki dan tangan untukmu. Aku akan bawakan tasmu, menggendong mu bahkan mengerjakan semua pr milikmu." Ujar Jae Hyuk sambil tersenyum, ia

