Pulang-pulang Sean muntah banyak di baju Hara. Pria itu sudah mabuk berat, apalagi sampai tengah malam begini. Setianya, Hara masih mau menunggu sampai ia mengorbankan waktu tidurnya. Kini, terpaksa wanita itu mandi lagi, sementara suaminya sudah tertidur pulas di atas ranjang. Hara menyempatkan untuk mengecek sekujur tubuhnya, ia melihat Sean penuh dengan tanda lipstik perempuan. Sekali lagi Hara merasa sakit di sini, ia tidak menyangka sedrastis itu suaminya berubah, apalagi saat diketahuinya ada sebuah pengaman di saku. "Gak apa-apa, mungkin besok bisa diperbaiki. Waktu Zen 'kan bisa, masa kali ini nggak!" Hara tak henti mengusap air matanya, menguatkan diri sendiri dengan kata-kata penenang. *** Sampai di beberapa hari kemudian. Nathie paham sangat apa yang terjadi di rumah tang

