Denis memarkirkan mobilnya di parkiran, kemudian bergegas keluar disusul Tara dan Monik. Mereka melihat sekolah yang belum terkunci dan langsung berlari masuk untuk menuju taman belakang. Vania turun terakhir, dia juga mengikuti mereka menuju taman tempat Felly berada. “Fel, lo di mana?” teriak Tara memanggil nama Felly saat sudah berada di taman itu. “Fel, kita di sini untuk menjemput lo. Keluar lah, ayo pulang ke rumah Tara,” susul Monik dengan suara tak kalah keras. Denis mengedarkan pandangannya ke sekeliling arah, wajah Felly tak kunjung dia temukan. Monik dan Tara pun tampak kelelahan mencarinya, mereka putus asa karena Felly memang tidak ada di sana. “Felly nggak ada di sini, Ra. Kita harus mencari dia ke mana lagi?” Monik terduduk di kursi taman itu, menyeka keringatnya yang mu

