TAMAT

1352 Kata

Sacha berlari sembari menggendong Nara menyusuri koridor rumah sakit. Hatinya terus merasa tidak tenang di sepanjang jalan yang dia lalui. Pikirannya selalu terfokus kepada Lia, wanita yang sudah melahirkan anak kembarnya. “Papa, siapa yang sakit?” tanya Nora. Pertanyaan itu sudah berkali-kali Nora lontarkan, tetapi Sacha tidak bisa menjawab karena pikirannya sedang kalut. Tidak juga mendengar jawaban dari sang papa membuat Nora akhirnya bungkam. Dari kejauhan Sacha melihat mantan merutuanya sedang berada di sana memeluk Fahlefi dengan erat, Sacha meyakini mereka sedang menunggu tim medis yang sedang menangani kondisi Faeza. “Mama, Papa.” Sacha tiba dengan napas terengah dan keringat sebesar jagung mengucur deras membasahi keningnya. Kawindra dan Watika berdiri menyambut kedatang

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN