56 ~ Makasih karena sudah ada, sayang

1906 Kata

“Jadi, kalian tinggal di apartemen ini?” Angga menatap gedung di depannya dengan sedikit mendongak, dia tahu jika area itu adalah area elit dan jelas saja Angga tahu berapa harga apartemen di sini. “Iya, mau mampir dulu tidak?” Angga tentu saja mengangguk, dia ingin melihat seperti apa rupa dari suami Nina. Hanya ingin melihat saja, tidak lebih. Jika rupa suami Nina jauh di bawahnya, maka Angga akan terus melakukan usahanya sampai nanti dia benar-benar tidak ada harapan. Namun selagi ada celah, maka Angga akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. “Sayang!” Di lobby, langkah Angga yang tengah menggendong Abian dan Nina, terhenti. Mereka bertiga menatap ke belakang, dan begitu mendapati siapa sosok itu, membuat Angga cukup terkejut. Lelaki itu? Batin Angga, dia jelas tidak salah ingat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN