Korban Terakhir

1467 Kata

Pak Prabu sang guru kesenian berjongkok di depan Shita yang terlelap. Pria itu tersenyum kemudian membelai wajah gadis yang tertidur pulas itu. Shita membuka mata perlahan, cewek itu memandang Prabu dengan nanar. "Kamu sudah bangun? Bagus. Nggak asyik juga kalau kulakukan waktu kamu tidur," kata Pak Prabu sambil tersenyum penuh nafsu. Shita meronta. Dia berusaha melepaskan diri dan berteriak, tapi kedua kaki dan tangannya diikat, dan mulutnya juga disumpal. Pak Prabu tersenyum."Jangan melawan, nanti makin sakit," nasihat pria itu. Dia membuka resletinya perlahan. "Mari kita bersenang-senang," katanya sambil tersenyum. Shita terbelalak. Dia mengangkat kedua kakinya dan menendang tepat ke arah s**********n Pak Prabu. Pria itu membeliak dan menjerit tanpa suara sambil berjalan mundur. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN