Ruang suram yang menunjukan eksistensi hukuman dunia itu tampak gelap dan pengap. Ita berjalan menyisiri bilik jeruji dengan panduan kepala sipir di depannya. Setelah bukti dan rekaman video itu diserahkan. Kasus itu dinilai tindak kriminal oleh hukum. Tidak ada pembelaan dari keluarga Tina. Fano mendekam di penjara sesuai keinginan Tina. Entah sudah berapa banyak kata maaf yang Mama Tina ungkapkan. Bahkan ia membalas dengan bertekuk dihadapan Ita. Namun, siapa yang mengharapkan demikian? Bagi Ita mau permintaan maaf sebanyak apapun itu tidak akan membawa Tina kembali. Ita menatap orang di balik kaca bening dengan lubang ventilasi dengan tatapan jijik. Jangankan membalas tatapan Ita, Fano menunduk malu sejak kedatangannya sepuluh menit lalu. "Dengan ini semoga anda bisa merenungi perbu

