72 - Pertentangan Batin

815 Kata

Dress selutut warna peach yang membungkus tubuh Faira terlihat begitu sempurna. Sangat cocok karena kulit gadis itu putih s**u. Make up-nya yang dipilih Faira simpel, untuk mempertegas kesan anggun dalam dirinya. Rambut dicepol atas, dengan sengaja menjatuhkan beberapa anak rambut untuk membingkai wajah. Faira sangat sempurna. Begitu mudah memicu decak kagum dari setiap mata yang memandangnya. Namun, ekspresi sebaliknya ditunjukkan Faira. Jika semua orang berbahagia dengan lamaran ini, Faira malah memasang wajah datar. Tatapnya tanpa minat mengarah ke cermin, pada bayangan sendiri. Untuk apa sebenarnya cantik ini? Dua orang terdekat Faira sudah melihatnya begitu hina. Faira tidak memiliki antusiasme sedikitpun atas acara sederhana ini. Bahkan, Faira ingin melakukan sebuah keputusan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN