52. Diam-diam

1101 Kata

Mama Nana sepertinya berniat menyiksa Rusma, setelah selesai shalat isya berjamaah di musholla, Mama Nana langsung menarik Asri dan Bu Yanie menuju kamar Bu Yanie. Tanpa memedulikan Rusma yang nelangsa karena ditinggal oleh sang istri, mamanya benar-benar keterlaluan sekali. Tidakkah Mama Nana tahu kalau Rusma butuh kehangatan dari Asri? Pelukan bersama dan kalau bisa ada kegiatan lainnya hehehehe. Padahal Asri adalah obat lelahnya, nyatanya kini obat lelahnya sudah dikuasai oleh mamanya. Rusma hanya bisa duduk di depan rumah bersama seorang sopir yang Mama Nana bawa ke sini, Pak sopir nanti akan tidur di sofa panjang dekat televisi. Tidak mungkin Rusma mengajak Pak sopir tidur bersamanya di kamarnya dan Asri 'kan? Kedatangan mamanya benar-benar di luar dugaannya, ia tak menyangka kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN