58. Kebahagiaan Sesungguhnya

1991 Kata

Rusma merasa sangat senang sekaligus lega karena ia bisa membantu keluarganya melunasi utang yang sudah lama itu, ia merasa begitu bahagia karena bisa mengemban tanggung jawab sebagai seorang suami sekaligus menantu yang baik. Semua itu tak lepas dari usaha dan doa dari Asri serta Bu Yanie, kini mereka tinggal menikmati hasil sisa dari panen Pak Bagin. Kebetulan sekali sisa hasil panen itu masih banyak, tinggal menunggu hari di mana mereka bisa memanen sayuran itu lagi. Setelah berbulan-bulan bekerja begitu giat, kini saatnya bagi Rusma untuk bersantai. Selagi menunggu masa panen lagi tiba, ia ingin menghabiskan waktu bersama Asri serta calon anak mereka. Begitu bangun dan selesai shalat subuh, Rusma dan Asri tak langgar langsung ke luar kamar. Mereka sampai kini masih berada di atas ran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN