Selama perjalanan pulang ke rumah dari ladang, Rusma sama sekali tidak membuka suaranya. Ia sengaja karena kesal pada sang istri yang tidak memberitahunya mengenai masalah besar seperti ini. Seharusnya jika ia sudah menjadi bagian dari keluarga itu, tak sepatutnya Asri menyembunyikan hal seperti ini. Terlepas nanti ia kecewa atau tidak, seharusnya Asri menceritakan semuanya padanya. Hingga ia tak seperti orang yang bodoh ketika tadi Pak Bagin dan anak buahnya itu datang menghampirinya mereka. Jika saja tak ada rasa cinta di hati Rusma untuk Asri, mungkin saja rasa kecewa tak akan sebesar ini. Sayangnya ia sudah terperangkap pesona gadis lugu, polos dan norak yang merupakan istrinya sendiri. Asri yang duduk di belakang suaminya pun menyadari kalau sang suami marah padanya, tetapi Asri tak

