20. Badai Sebenarnya

1118 Kata

Mata Almira masih menatap makhluk mungil yang baru saja dilahirkan oleh Nasha melalui kaca ruangan khusus bayi. Usia kandungan Nasha yang memang belum mencukupi membuat sang bayi harus mendapatkan sedikit perawatan di NICU. Nasha sendiri sudah dipindahkan ke ruang perawatan. Dokter mengatakan jika keadaannya sudah stabil, meskipun masih lemah. Almira menghela napas dan melihat sekeliling. Masih sepi. Dia bertanya-tanya ke mana para pria itu pergi. Apakah Bapak dan Papa mengintimidasi suaminya? Rasa penasaran menguasai hatinya, tetapi dia sudah berjanji pada Bapak untuk tetap di sini. Setelah keributan kecil karena Papa melarang Alfa untuk mengazani bayi Nasha, keduanya menghilang. Papa yang akhirnya menyerukan azan dan iqamah di telinga bayi malang itu. Bapak yang melihat kepergian kedua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN