"Sayang." Panggilan Alfa saat membuka pintu ruangan, membuat dua wanita yang saling tatap langsung mengalihkan pandang. Almira menyipitkan mata mendengar panggilan 'sayang' dari sang suami. Alfa terkadang memang suka memanggilnya begitu. Namun, setelah pertengkaran mereka, dia belum pernah menggunakan panggilan itu lagi. Kenapa tiba-tiba memanggil dengan mesra? "Mas Alfa," ujar Almira begitu sadar dari lamunan. Dia berdiri dari duduknya dan menghampiri Alfa. "Soto daging, kan?" Alfa mengangkat bungkusan putih yang dibawanya. "Soto daging kesukaan kamu, tanpa seledri dan taoge," katanya sambil mengedipkan mata. Dia menoleh pada Tante Weni dan tersenyum. "Ibu sudah sampai?" Almira mengusap tengkuk begitu menyadari jika Tante Weni ada di dalam ruangan yang sama dengannya. Dia begitu bers

