Tesa mengacak rambutnya karena kesal. Sedari tadi gadis itu mencoba meretas alat yang ia temukan, tetapi hasilnya selalu gagal. Lagi-lagi kata "Akses Ditolak" dengan tanda silang berwarna merah muncul di layar komputer miliknya. "Aku banting juga lama-lama komputernya. Kesel, deh. Udah semaleman tapi gak berhasil." Tesa merosot ke bawah, menangis karena frustasi. Jika terus begitu, bagaimana ia akan cepat sampai ke planet bayana dan membawa ibunya pulang. "Sabar, jangan gegabah. Kita sudah berusaha semampu kita." Sora mencoba menenangkan gadis itu. "Capek, mata aku udah sakit mantengin layar komputer terus. Bisa-bisa beneran punya penyakit miopia aku," keluh Tesa. Gadis itu berdiri dan menggebrak meja, telapak tangannya tepat berada di alat scanner tersebut. Tak lama alat itu mmuculk

