Duapuluh Dua

1280 Kata

Hari ini Yuki akan mengantar kepergian kedua putrinya untuk mengikuti perkemahan yang bisa dibilang cukup jauh dari tempat tinggal mereka sekarang. Wanita paruh baya itu sedikit cemas karena mereka akan berkemah di Yogjakarta, tempat tinggal Yuki dulu sebelum pindah ke ibukota. Kedua putrinya tersebut tampak bahagia hingga membuat Yuki merasa bersalah karena pernah tidak mengizinkan Hana dan Tesa untuk mengikuti perkemahan. Selama perjalanan menuju ke sekolah, ketiga perempuan tersebut hanya bisa diam, fokus dengan pikirannya masing-masing. "Sepi banget, jadi canggung suasananya," celetuk Tesa setelah gadis itu menyimpan ponsel miliknya ke dalam tas. "Kenapa, Sayang?" Yuki bertanya. "Gak papa, Ma. Cuma canggung aja kalau di mobil sepi gini, biasanya kita ribut karena debat masalah se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN