Asap kelabu pekat membumbung tinggi malam itu. Ia tantang langit dengan pongah, menunjukkan seberapa besar api yang membuatnya dari tiada menjadi ada. Semula asap dan apinya tak sebesar itu. Lantaran tiupan angin kencang datang menyerbu, maka menjalarlah elemen itu, membungkus setengah rumah yang berdiri dekat pantai. Berbondong-bondong warga baru dapat memadamkan api beberapa saat selanjutnya. Untung si empunya rumah tak ada pada saat kebakaran berlangsung. Rumah itu dalam keadaan kosong. Telah ditinggalkan satu hari sebelumnya. Helikopter yang mengangkut tentara dari arah barat meninggalkan lapangan pendaratan, kira-kira setengah jam sebelum api yang membungkus rumah itu berhasil dipadamkan. Jejak-jejak kerusuhan masih terasa. Darah kental beraroma anyir mengalir dari tubuh-tubuh yang t

