Setelah mengatur siasat Emran dan Fredi bersiap untuk pergi ke London, Emran berharap jika ayahnya bisa terselamat kali ini. Pasukannya lebih banyak, kedua orang ini telah menyatukan anak buahnya. Faro dan Edwin berjaga disana, Emran dan Fredi takut hal buruk terjadi pada wanita-wanita ini. "Aku harap semua ini berhasil, Fred." Seru Emran dengam cercahan harapan dihatinya. "Tentu." Lirih Fredi. Fredi menghembus nafas panjangnya, ia berharap tidak kejadian buruk menimpa dirinya. *** Grace masih mengawasi gerak-gerik apartemen Fredi. Meski ia sudah tau keberangkatan Fredi dan Emran. Wanita itu melapor setiap kecurigaan yang ada. "Tuan, Fredi dan Emran telah pergi, mereka tidak sendiri. Mereka seperti sedang ingin berperang." Laura berucap ditelponnya. "Kerjamu semakin bagus, Grace

