“Dave apa kita harus pulang?” Tanya Rae saat dirinya membuka matanya di pagi yang cerah itu. Tidak terasa sudah satu bulan mereka berada di pulau ini. Meninggalkan hiruk pikuk kota besar dan yang lainnya, dan hari ini saatnya mereka harus kembali ke Iowa untuk memulai lagi rutinitas mereka. Dave menoleh menatap istrinya itu. Matanya menemukan mata biru istrinya yang menatapnya lekat. Dave tahu Rae masih ingin berada di sini, karena itu hal itu juga yang ia rasakan. Mereka telah jatuh cinta pada pulau kecil ini. Aruba dengan segala keindahan dan keeksotikannya mampu mencuri hati mereka berdua. Membuat mereka merasa berat untuk meninggalkannya. “Kita bisa tinggal di sini jika kau mau. Hotel ini milikku.” Rae memutar bola matanya. “Dan Dad akan mencincangku!” Dave terkekeh dan memel

