Tawa menggema mengisi ruang ini. "Mudah banget buat di manipulasi" wanita itu terus saja tertawa mendukungnya karena telah menjebak targetnya. "Aku ingin menemuinya sekarang" wanita itu berdiri dan melangkahkan menuju ruangan orang yang selama ini ia cari. Saat pintu terbuka pemandangan pertama yang ia lihat adalah laki-laki yang terbaring lemah di kasur king size yang sangat empuk. Wanita itu melangkahkan kakinya menuju laki-laki yang terbaring tak berdaya itu. "Kamu boleh pergi" ucap wanita itu ke asistennya untuk pergi dari ruangan ini. Asisten itu pergi meninggalkan ruangan itu menyisakan 2 orang. Wanita itu duduk di sebelah laki-laki dan mengusap pelan keningnya. "Kau bodoh" kata wanita itu dengan pandangan sinis. "Kau penjahat" wanita itu terus bergumam merutuki laki-laki

