Abira merasakan bahwa pelindung rumah yang dia pijak saat itu terasa bergetar. Mula-mula pelan, namun lama-kelamaan menjadi getaran yang tidak kencang tidak pula biasa saja. Abira melirik kanan dan kiri, memeriksa. Tidak ada apa-apa. Lantas, apa yang membuat pelindung rumah itu bergetar? Tiba-tiba Abira terjatuh. Di bawahnya, atap rumah tiba-tiba terbuka, memunculkan matras yang super empuk. Tubuh Abira jatuh ke atasnya. Tidak terasa sakit atau pun semacamnya. Abira merasa nyaman justru. Dia pun beranjak duduk. Melihat Abira sudah turun dari pelindung rumah, Doni menarik tangan Erika untuk ikut keluar bersamanya. "Ra," panggil Doni saat dia sudah keluar dari rumah. Mata Abira membesar ketika melihat Doni juga ada di sana. Meski sudah tahu mobilnya ada di atas tadi, tapi, melihatnya s

