Bab 60. Dihajar

1006 Kata

Putri membalas ludah Doni dengan menyeringai. Dia menarik kembali kepalanya menjauh dari wajah Doni. Dia menatap wajah Doni lamat-lamat selama satu menit full kemudian balik badan kembali ke posisinya. "Hajar dia," suruh Putri yang dibalas anggukan oleh anak buahnya. Putri pun pergi meninggalkan mereka semua. Doni menelan ludahnya diam-diam. Dia tidak takut sama sekali. Tapi kalau dipukuli dalam keadaan seperti itu pasti akan menyebabkan banyak sekali luka dan Doni hanya bisa terduduk seperti orang bodoh yang tidak bisa melakukan apa-apa. Para anak buah Putri mulai mendekat. Mereka terlihat seperti binatang buas yang siap menyantap mangsanya. Tanpa basa-basi, satu persatu dari mereka memukul, meninju, menendang tubuh Doni layaknya samsak. Doni mengaduh. Itu luar biasa sakitnya. Dihaja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN