Bab 64. Sudah tadi

1009 Kata

Menjelang sore, Abira merasa tenggorokannya kering. Abira menghitung, sudah lebih lima jam dia tidak minum. Wajar saja. Laki-laki yang mengawasinya sudah terbangun dari tidurnya. Dia tidak melakukan apa-apa selain bersandar di tiang pabrik, melipat dengkulnya, menatap lurus ke depan pintu. Abira mulai merasakan gerah dan lengket di sekujur tubuhnya. Sudah genap satu hari dan dia belum mandi. Biasanya Abira yang terkenal wangi, hari ini harus merelakan dirinya yang diikat itu tidak mandi. Sungguh, satu hal ini akan menjadikan alasan Abira untuk memberi pelajaran pada Putri akan semakin besar. Rasa haus Abira sudah tidak bisa ditolerir lagi. Untuk minum sendiri Abira tidak bisa karena tangannya masih dalam posisi terikat. Baiklah, tidak ada cara lain. Abira berdeham, memberi kode pada laki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN