Bab 25Ganiya melirik laki-laki di sampingnya. Masih jelas di ingatan bagaimana Bara dengan santai bercerita asal-usulnya. Tidak ada raut malu atau marah di wajah tampan itu, Bara mengatakan semuanya seolah tanpa beban. Sebuah kisah yang membuatnya tercengang, siapa sangka dibalik sifat lembutnya, sang mertua pernah mengalami hal yang mengerikan. Membayangkannya saja dia tidak sanggup, lalu bagaimana cara perempuan itu melaluinya? Menyandarkan kepala di jendela mobil, dia berusaha mengurai benang kusut dalam hidupnya. Setelah semalam Bara menceritakan kehidupan sang mertua, yang ternyata tidak seindah bayangannya, dia langsung mencari artikel yang bisa menjelaskan tindakan mamanya. Inner child. Istilah yang terdengar asing di telinganya karena sampai sekarang bisa dibilang dia tidak pern

