Extra Part 1Ganiya mengangkat tangan yang sejak tadi melingkari tubuhnya. Tidak perlu usaha lebih karena Bara sudah kembali terlelap setelah dia berdiri. Berjalan menuju dapur, dia mengambil kue coklat yang disimpan di lemari pendingin. Tersenyum lebar menatap kue buatan mertuanya, dia lantas kembali mengayunkan kaki menuju kamar utama. Dia menepuk bahu sang suami dengan keras, mencoba sekuat tenaga membangunkan Bara yang kalau tidur seperti orang pingsan. "Bara, bangun!" Berdecap kesal sebab pria itu justru menutup seluruh tubuh dengan selimut, dia menyibak selimut bagian bawah dan menarik rambut di kaki pria itu. "Aw! Apa sih?!" seru Bara kesal sambil mengusap kaki. "Bangun, sebentar!" Bara menarik selimut, meringkuk hingga seluruh tubuhnya tidak tampak. "Masih ngantuk, Ganiya!" "

