CHAPTER 125

1085 Kata

Dering nada ponsel yang berasal dari ponsel Savana terdengar begitu nyaring memenuhi seluruh penjuru ruangan yang saat ini sedang Savana, Bu Weny dan Kak Rifki tempati. Satu setengah jam sudah berlalu sejak pembicaraan mereka bertiga terakhir kali tadi. Namun meski begitu, pembicaraan awal mereka yang pada mulanya hanya membahas perihal bagaimana caranya Kak Rifki dan Bu Weny dapat membantu Savana untuk bertemu dengan Mamanya, kini pembicaraan itu sudah berkembang menjadi pembicara mengenai kehidupan Savana di Jakarta. Tentang dimana gadis itu tinggal, bersama dengan siapa gadis itu tinggal, bersekolah dimana Savana dan bagaimana ceritanya sampai Savana bisa nekat berangkat ke kota asing ini sendirian dan secara mendadak. Sebenarnya, pembicaraan mengenai kehidupan Savana itu adalah Savan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN