CHAPTER 104

1409 Kata

"Ma," Geo mulai membuka suara setelah sekian lama cowok itu terdiam, berpikir. Perlukah cowok itu menanyakan perihal apa yang sedari tadi mengganggu pikirannya kepada Mamanya? Tentang Savana? Ya, dan pada akhirnya Geo memutuskan untuk bertanya kepada Mamanya, serta menceritakan seluruh kegelisahan yang sedari tadi terpendam di hati cowok tersebut. Mama Nia hanya menanggapinya dengan senyuman tipisnya yang terlihat begitu menenangkan. Wanita paruh baya itu tidak berniat membuka suaranya sama sekali. Beliau, hanya akan menunggu Geo melanjutkan ceritanya saja. "Geo mau cerita tentang beberapa hal ke Mama," lanjut Geo lagi begitu melihat ekspresi wajah Mamanya yang seakan memang menyilahkan Geo untuk menyampaikan keinginannya. "Mau cerita apa Nak?" tanya Mama Nia dengan suara lembut milikn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN