Dua tahun lalu, H-2 Pernikahan … ‘Nes?’ Helaan napas Nesa terasa janggal di telinganya sendiri. Ia menggeleng. “Aku udah bilang gak bisa, Kak,” jawabnya pelan. ‘Kamu gak memberi aku kesempatan?’ “Bukan itu, bukan gak memberi kesempatan. Bukan gak membuka kemungkinan. Tapi Kak Az tau siapa aku. Kak Az tau gimana keluarga aku,” Nesa melirik pintu kamarnya. Di luar kamarnya sedang sibuk persiapan pernikahan kakaknya. Pernikahan yang diatur, Anggeni dijodohkan pada seorang yang baru dikenalnya selama sebulan. Seorang yang bahkan belum pernah Nesa lihat. Padahal Nesa dan semua keluarga tahu kalau Anggeni punya pacar di luar sana. Hanya saja, Mama dan Papanya menyiapkan ini untuknya dengan sempurna. Melihat itu, Nesa tidak bisa berharap banyak. Mungkin ia akan jadi yang berikutnya. Setelah

