Beberapa jam kemudian. Frengky selesai menemani teknisi dari kantor memasang kamera pengawas di sekitar rumah dan kamar putrinya. Amanda memotret kamera itu dan mengirimnya pada Thomas yang sedang bekerja. Pria yang sedang sibuk di kafe itu pun menyempatkan diri melihat isi pesan yang masuk. Begitu menatap layar, dia pun tersenyum. [Aku akan segera pulang dan melihatnya. -Thomas] [Oke, aku menunggumu. -Amanda] Amanda tersenyum kemudian berbaring di kamar. Akibat adanya teror, semalaman dia sulit istirahat. Ketika Amanda hendak terpejam, ayahnya masuk. "Mmh, kau mau tidur?" "Ya, Ayah, aku mengantuk." "Ya sudah, ingat jendela ada aliran listriknya." "Iya, Ayah. Bukankah ayah juga mengantuk? kenapa tidak tidur juga?" "Ahaha, ayah tidak bisa tidur. Nanti saja ketika Thomas pula

