Amanda dan Donelo menyusuri lorong tersembunyi yang makin lama makin mendalam. Amanda tidak tahu apakah ujungnya ke tempat terbuka atau tidak? "Amanda, firasat aku tidak enak, kita kembali saja." "Jangan, kita harus keluar." "Bagaimana kalau pintu masuk tadi tertutup dan kita terjebak di sini?" tanya Donelo. Amanda menoleh padanya. "Aku tidak mau kembali ke sana. Kalau kau mau pergilah." Pria itu pun bimbang, tidak mau terjebak seperti yang dipikirkannya. Donelo mengikuti dulu langkah itu sampai beberapa meter dan akhirnya memutuskan kembali. "Maaf Amanda, aku pilih kembali." "Pergilah! Kalau mereka mencariku, bilang saja aku sudah mati." "Aku tidak bisa berbohong, saat aku berbohong hidupku jadi hancur." Amanda kesal sekali padanya. "Ah, terserah lah, pergi sana!" Donelo pun per

