Zudes membawa tubuh Aarin ke dalam sebuah kamar. Ia merebahkan tubuh itu di atas ranjang yang sudah disiapkan. Meski setengah sadar, Aarin tahu jika semua ini adalah rencana Zudes. Sebuah tanaman yang bisa membuat Aarin mabuk hanya ada di Nirwana, dan pasti Kalaziel yang merencanakan semua ini dengan Zudes. “Akhirnya kau berada di dalam pelukanku, Aarin,” bisik Zudes. Tubuh Aarin terasa panas, seperti terbakar dari dalam. Beberapa kali ia terlihat seperti mengerang dan bergerak tidak beraturan. Keadaan Aarin dimanfaatkan oleh dewa itu untuk segera melancarkan sebuah rencana utama. Satu persatu pakaian Aarin terlepas dari tubuhnya dengan bantuan Zudes. Hingga akhirnya tubuh mulus dari malaikat itu terlihat dengan sangat jelas di mata Zudes. Gairah dalam tubuh pria itu semakin naik, hing

