Sebelumnya Lintang tak pernah merasakan hal asing seperti ini, dulu saat ia masih tinggal di perancis ia hampir saja melakukan aktivitas bercinta dengan teman kuliahnya sendiri namu sungguh Tuhan membuat otaknya kembali normal ia ingat cintanya masih tertinggal di Indonesia, ia tak bisa menodai dirinya dengan melakukan hal nekad dengan Sonya teman bulenya, meski Sonya benar-benar indah dan seksi dimatanya tapi ia tak bisa lagi melanjukan kegiatan itu. Tapi sekarang Lintang melakukan kegiatan itu pada orang yang tepat, didepannya ada Rara cintanya dan istrinya sekarang. Lintang kembali menjelajahi bibir Rara, menyesapnya perlahan, sebelum sama-sama menutup mata. Tangannya menjangkau leher Rara, mempus jarak antara keduanya, awalnya Lintang menyesapnya dengan lembut sebelum akhirnya ia mem

