BAB 18

1741 Kata

sesampainya dirumah Elliana lantas membuatkan Gala teh, sepertinya Elliana masih inget kebiasan mereka dulu, bahkan teh kesukaan Gala. Awina yang pacarnya saja memilih mendudukan dirinya disamping Gala, mengistirahatkan diri serta kakinya karena mengikuti langkah kaki Elliana yang kesana-kemari, Elliana dating dari arah dapur dengan membawakan satu gelas besar berisi es teh seperti kesukaan Gala kala dulu. Ewina yang melihat perhatian sang Mama hanya bisa melongo dibuatnya apalagi Mamanya itu membawa satu gelas saja dirinya begitu saja dilupakan, luar biasa bukan, Awina mesih tak percaya Elliana ini melakukan karena sengaja atau lupa? Pada dasarnya Elliana ini ibu yang baik hanya saja kadang kelakuan egoisnya bikin orang senewen. “Mama—Wina juga mau.” “Mau apa?” Elliana menatap putriny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN