Penyesalan Mayang

2233 Kata

“Dok. Jangan bilang kalau....” Devan bahkan tak sanggup untuk meneruskan kata-katanya. Ia benar-benar belum siap jika harus kehilangan buah hatinya yang bahkan belum sempat melihatnya. Buah hati yang sangat ia tunggu-tunggu kelahirannya. Belum lagi apa yang akan dikatakannya kepada Olivia, jika dia bertanya soal buah hati mereka nantinya. Siapa yang akan ia salahkan disini? Mamanya? Atau dirinya yang telah lalai menjaga Olivia dan calon buah hatinya. “Janin dalam kandungan istri anda... alhamdulillah masih bisa di selamatnya. Ini benar-benar keajaiban. Janin dalam kandungan istri anda begitu kuat. Sepertinya Tuhan masih memberikan anda dan istri anda kesempatan untuk menjaganya,” ucap dokter itu dengan tersenyum. Devan tersenyum bahagia, menghela nafas lega dan mengucap kata syukur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN