Dhea telah siap pergi ke tempat balapan dengan memakai celana jeans hitam sobek-sobek pada lutut yang dipadukan dengan hoodie hitam kebesaran. Setelah mencepol rambutnya asal-asalan, Dhea menyampirkan sling bag di bahunya dan memakai sneakers putih kesayangannya. Dhea melirik jam dinding di kamarnya yang telah menunjukkan pukul 12.00 malam yang menandakan bahwa seluruh penghuni rumah termasuk asisten rumah tangga sudah terlelap. Dengan mengendap-ngendap Dhea berjalan menuruni anak tangga dan bernafas lega ketika lampu ruang tengah telah dipadamkan. Dhea langsung keluar dan berjalan menuju garasi lalu mengambil motor ninja merah miliknya. Dituntunnya motor itu sampai ia keluar gerbang. Setelah dirasa aman, ia langsung menaiki motor dan melajukannya dengan kecepatan diatas rata-rata menuju

