Pagi ini aku datang bersama Hero, dia membawa mobil karena cuaca yang tiba-tiba saja mendung. Hero tidak ingin aku kehujanan. Dan ayah juga menghubungi Hero untuk membawa mobil ke Sekolah. Bagai Cinderella dengan kereta kuda. Aku, seorang Ica bisa merasakan mobil mulus ber AC. Rasanya, dulu naik bis umum saja sudah lebih baik dari pada harus jalan kaki untuk pulang. Entah, aku tidak percaya mitos tapi aku percaya roda kehidupan pasti berputar. "Jangan ngalamun terus sayang," kata Hero membuatku berbalik melihatnya. Hero masih sibuk mengemudi mobil yang kami tumpangi. Pagi ini gerimis yang tidak di undang datang menemani perjalan kami. Aku tersenyum ke arah Hero, rupanya walaupun sibuk dengan kemudi dia juga memperhatikanku. "Kamu mikirin apa? Mela lagi?" Tanyanya dengan tangan yang meng

