"Ekhm!" Suara deheman penuh tekanan itu menghentikan aktivitas yang terjadi di dalam UKS. Diva dengan wajah merah padam mendorong Juna menjauh. Namun, bukan Juna namanya kalau langsung menurut begitu saja. Pemuda itu justru semakin memojokkan gadisnya. Kedua tangannya yang tadi memeluk Diva sekarang digunakan untuk mengurung gadis itu, membuat Diva terhimpit di antara ranjang dan tubuh besarnya. "Juna, minggir dulu!" cicit Diva meminta. Dia sangat malu apa yang baru saja mereka lakukan kepergok oleh Nora. Kenapa Juna tidak mengunci pintu tadi? Eh? Juna menggeleng. "Nggak mau!" bisiknya tepat di telinga Diva. Sengaja Jun menggigit kecil cuping telinga gadis itu. Terkekeh ketika Diva yang terkejut memukul bahunya. Diva mendelik. Juna sangat keterlaluan menurutnya. Bukannya menjauh sepe

