EXTRA PART 12: Perbedaan Yang Jelas Terlihat

1688 Kata

Ryu speechless. Pagi yang mengerikan untuk dirinya, kepalanya terasa akan meledak seperti bom waktu. Ryu menoleh ke sana kemari, hanya ada ia sendiri. Dan begitu saja air mata Ryu luruh, tumpah, tapi tidak dengan isakan atau jenis suara pilu lainnya. Ryu menangis dalam diam dengan pandangan hampa, seolah hidupnya telah dirampas. Lain halnya dengan Ahra, seseorang yang speechless saat menyambut pagi buta dengan kondisi yang ada. Kenzo datang tanpa kata, dan tindakannya langsung menerjang tubuh Ahra. Kenzo memeluk Ahra begitu eratnya, sampai-sampai Ahra bertanya-tanya: ada apa? Kenzo tak juga melepaskan dekapannya. Kenzo seperti orang yang kehilangan jiwanya, Kenzo terus merengkuh Ahra bahkan sampai matahari terbit dengan cahaya malu-malunya. "Kamu kenapa?" Ahra kebingungan. Tapi raut w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN