EXTRA PART 26: Mendapatkannya

1862 Kata

Wallard Kusumo telah datang dan kehadirannya disambut dengan kabar meninggalnya Ryu Aisy. Tak dipungkiri nuraninya tersakiti, Wallard merasa bersalah teramat dalam kepada keluarga Ryu. Dia tidak bisa menjaga dan memberi kebahagiaan untuk Ryu, bahkan janjinya kepada mendiang ibunya Ryu tidak terkabulkan. Wallard menyesal telah terlambat menyadari bahwa caranya dalam menepati janji tak ada yang benar. “Ryu,” Dia yang sudah tiba di dalam ruang rawat Ryu pun mencoba mengeluarkan patah kata, “Berbahagialah di sana, jangan cemaskan anakmu. Aku akan membawa kalian ke Jepang.” Wallard tersentak, ada air mata yang jatuh. Siapa yang sudah menaruh bawang di sana? Jari keriputnya mencoba memupus jejak air kesedihan yang runtuh. Ketahuilah, air matanya sangat bernilai. Jika wartawan tahu pasti akan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN