Kenzo terbangun di hari berikutnya. Kondisi fisiknya dinyatakan baik-baik saja, tapi tidak dengan mentalnya. Dokter menyarankan agar Kenzo berhenti untuk memikirkan sesuatu yang membuatnya selalu merasa kehilangan. Dokter juga memberitahu kalau istrinya yang bernama Ryu sudah siuman, keajaiban Tuhan memang tak bisa ditebak. Selain itu, Kenzo juga mendapat informasi bahwa Ahra, istrinya yang pertama tidak meninggal. Dokter bilang, Ahra hanya dibius karena sempat berulah dan membahayakan diri sendiri. Sebelum bertemu Ahra, Kenzo menyempatkan diri untuk menemui Ryu terlebih dahulu. Ada hal yang ingin dia bicarakan dengan istrinya yang itu. “Ryu.” Napasnya tersendat. Kenzo merasa sesak tanpa alasan yang jelas. Dia hanya berdiri beberapa jengkal saja dengan posisi Ryu yang terlentang di ranj

