Wajah pucat Kombes Yuda Admaja sangat kentara. Dia tak pernah beranjak dari sisi istrinya sampai dokter memberitahu kabar yang membuat kedua bahunya merosot lega. “Gak apa-apa, cuma kontraksi palsu saja.” “Alhamdulillah.” Iza menghela napas lega. “Tadi takut sekali, pikir melahirkan.” “Bukankah dulu pernah melahirkan? Kenapa jadi takut?” “Dulu gak pernah kontraksi palsu. Sekali sakit langsung melahirkan, prematur.” Iza masih ingat bagaimana jelang kelahiran Puput saat itu. Dia masih sibuk kerja di laundry, tiba-tiba perutnya mulas di usia kandungan 7 bulan dan saat itulah ia harus melahirkan dan beruntung secara normal. “Biasanya kalau sebelumnya prematur, selanjutnya juga akan prematur juga. Tapi bisa dicegah dengan mengontrol emosi, pikiran agar tidak stres berat sampai depresi, tid
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


