sementara berada ditempat lain didalam kamar tidurnya, via sedang berpikir keras. modar mandir pelan, berjalan kearah jendela kemudian berbalik lagi begitu seterusnya. dia memikirkan langkah selanjutnya. tentang apa yang nanti akan dilakukan nya. via tau, dirinya tak boleh tergesa gesa dalam mengambil keputusan. via juga tau dia memng salah, tak seharusnya dia meninggalkan reza saat keadaanya sedang terpuruk, dia seharusnya sedikit lagi bersabar. malah situasi yang seperti ini harusnya bisa dia manfaatkan untuk mengambil simpatik agar bisa mendapatkan hati reza. via yakin suatu saat nanti, dia bisa sepenuhnya memiliki hati dan cinta reza, jika nanti dia telah sepenuhnya bisa merebut hati reza, maka perlahan lahan pasti orang tua reza akan setuju juga. mau bagaimana pun juga reza adalah a

