Part 162

1230 Kata

************** "Bukan gitu sayang ,oke mas minta maaf .Tapi ini sangat penting , om tama hampir saja kembali membawa kabur demian .Kamu tau sendirikan segimana liciknya si demian .Dan asal kamu tau jasmin juga masih belum sadar ,dia juga malah ikut bersama om tama ." balas abraham . Nina tercekat mendengar tentang jasmin . Mau apa lagi jasmin dengannya ,bukankah nina sudah memberika apa yang dia inginkan. "Lalu di mana sekarang mereka ?" tanya nina Namun seketika raut wajah abraham berubah jadi dingin . "Sebaiknya kita tidur ,besok kita pergi ke rumah mami .Katanya mami lagi gak enak badan ." ujar abraham . Namun walau segimanapun marahnya abraham ,dia akan tetap memeluk nina saat tidur . "Kenapa ? apalagi yang dia sembunyikan ? kenapa saat aku tanya dimana tempat di menyekap marya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN