****************** Faya sama nina masih terdiam larut dalam pemikiran masing masing yg ternyata mengarah ke persoalan yg sama. "Apa jangan jangan aku hamil ?" batin nina. Ceklek.... Dan itu ternyata abraham yg datang dengan tergesa gesa menghampiri nina. Faya sama salsa yg melihat itu dengan segera mundur dua langkah ,membiarkan abraham mendekat ke arah nina. " Sayang ,kamu gapapa kan ? mana yg sakit ? apanya yg sakit . " berondong pertanyaan abraham di ucapkannya tapi nina masih saja terdiam lattut dalam keterkejutannya. Faya sama salsa paham ,dan mereka memilih untuk keluar dari ruangan nina . Mereka memberikan waktu untuk nina dan abraham bicara. "Sayang " panggil abraham lagi karena sedari tadi nina hanya diam saja dengan raut wajah terkejutnya . Abraham duduk di kursi samping

