**Bab 089: Menunda Perjalanan** Satu hari lagi berlalu. Gavriel sudah sibuk mencuci gerobak dan memandikan sapi bersama Halvir, gerakan mereka cekatan, tapi sesekali mereka saling melirik, sadar akan ketegangan yang masih menyelimuti perjalanan mereka. Di sisi lain, Hans sedang menyiapkan sarapan. Aroma kacang merah yang mendidih perlahan memenuhi udara pagi, bercampur dengan aroma kedelai rebus untuk camilan Anindira. Sesekali, ia menoleh ke arah Lila yang masih terbaring lemah, demamnya menurun tapi matanya tetap sayu. ''Demam Lila mulai turun… kondisinya secara fisik berangsur pulih dan semakin stabil… tapi keadaannya kurasa dia masih takut…'' ucap Hans, nada suaranya rendah, penuh perhatian tapi sedikit lesu. Halvir mengangguk, menatap dengan serius. ''Lalu… bagaimana?'' tanyanya,

