Mandi

1299 Kata

**Bab 062: Mandi** Anindira masih belum sepenuhnya mengerti maksud Hans. Namun ia menikmati saat Hans dengan sangat lembut mengoleskan pasta *lidah buaya ke rambutnya, lalu ke tubuhnya, disertai pijatan ringan yang menenangkan. Wah… ternyata aku memang keras kepala… gumam Anindira dalam hati. Aku sendiri sampai kaget… selama ini aku selalu mendapat perlakuan seperti ini? Dan kenapa aku baru menyadarinya sekarang? Dia sangat ahli… aku benar-benar bisa tertidur kalau seperti ini… Setelah selesai mengoleskan *lidah buaya, Hans membilas rambut dan tubuh Anindira menggunakan air hangat yang diserap sehelai kain dari kulit kayu. Kain itu terasa lembut dan sangat menyerap air. Namun mandi Anindira belum selesai. Hans mengambil semangkuk adonan lain. “Ini… lerak?” Anindira menoleh dengan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN