Hyena Perusak

1387 Kata

**Bab 043: Hyena Perusak** Meski panik dan ketakutan mencengkeram hingga ke tulang, Anindira tidak putus harapan. Ia terus berlari, napasnya tersengal kasar, d**a terasa seperti terbakar. Kepalanya sesekali menoleh cepat, mencari bayangan, suara, atau aroma—tanda keberadaan para pengejarnya. Akar-akar besar membuatnya tersandung. Tubuhnya terjungkal ke tanah lembap. Siku dan lututnya membentur keras, nyeri menjalar tajam. Namun ia memaksa diri bangkit lagi. Tidak ada waktu untuk merintih. Tidak ada waktu untuk menyerah. Di belakangnya, keempat Hyena itu tidak terburu-buru. Mereka sengaja mempermainkannya. Sesekali mereka muncul di depan jalurnya, memaksanya berbelok. Saat ia hampir kehabisan tenaga, mereka menangkapnya—hanya untuk melepaskannya lagi. Tertawa. Menyeringai. Membiarkanny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN