**Bab 179: Memberi Nama** Hans dan Gavriel telah sepenuhnya menyadari kesalahan mereka. Tidak ada niat sedikit pun untuk membantah. Hans lalai karena meninggalkan posnya—tanggung jawab utama menjaga para wanita di rumah. Sementara Gavriel, meski tidak sengaja, tetap menjadi penyebab sekaligus pihak yang seharusnya ikut bekerja sama membantu Halvir dan Hans mengurus rumah tangga. Karena itu, kehadiran serta amarah Ruvi dan Koza diterima dengan tulus, tanpa satu pun protes. Mereka sadar, keluarga Ezra bukan orang luar. Mereka diakui oleh para pasangan sebagai keluarga yang setara dengan wali. Dan kemarahan itu—sepenuhnya wajar. “Maafkan aku… aku akan berubah,” ujar Gavriel Tubuhnya berdiri tegap, sikapnya mencerminkan kesungguhan. “Aku akan berusaha agar bisa lebih diandalkan! Halvir,

